Takalar – perwirapost.id | Pekerjaan pembangunan drainase di Lingkungan Tala, Kelurahan Sombala Bella, Kabupaten Takalar, kembali menuai sorotan. Berdasarkan pantauan di lapangan, material yang digunakan terlihat jauh dari standar konstruksi yang semestinya. Pada bagian dasar dan dinding drainase tampak susunan batu yang tidak rapi serta campuran adukan semen yang terkesan sangat tipis. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait ketahanan drainase tersebut terhadap debit air, terutama saat musim hujan.
Proyek yang tertera pada papan informasi ini merupakan Paket Pekerjaan Drainase Lingkungan Tala dengan nilai kontrak sebesar Rp189.118.000, bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2025. Pelaksana pekerjaan tercatat adalah CV. Bungkoa Karya Gemilang, dengan waktu pelaksanaan selama 69 hari kalender. Dengan nilai anggaran tersebut, warga berharap kualitas pekerjaan dapat memenuhi standar teknis dan menghasilkan infrastruktur yang kokoh serta bermanfaat jangka panjang,Selasa(25/11/2025)
Namun, fakta di lapangan menunjukkan indikasi pelaksanaan yang dinilai tidak optimal. Batu pondasi tampak hanya ditumpuk tanpa pengikatan kuat, adukan semen terlihat minim, serta beberapa bagian galian terkesan tidak dirapikan sebelum dilakukan pemasangan struktur. Jika dibiarkan, kondisi seperti ini sangat berpotensi menyebabkan kerusakan dini, ambruknya dinding drainase, serta tidak berfungsinya saluran dalam mengalirkan air secara maksimal.
Sejumlah warga Lingkungan Tala menyatakan kekecewaan atas progres pekerjaan tersebut. Mereka berharap pihak Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Takalar dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek. “Anggarannya jelas besar, tapi kondisi di lapangan sangat jauh dari harapan. Kami takut nanti cepat rusak dan akhirnya merugikan masyarakat sendiri,” ujar salah satu warga.
Dengan adanya temuan ini, masyarakat meminta aparat pengawas teknis maupun lembaga terkait untuk turun langsung mengecek kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi yang tercantum dalam kontrak. Transparansi dan pengawasan ketat dinilai sangat penting agar dana publik dapat dikelola secara bertanggung jawab, serta setiap pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi warga dan tidak sekadar menggugurkan kewajiban administrasi semata.
( Nakku JAGUAR )

































