60 Sekolah di Bandung Raih Penghargaan Peningkatan Rapor Pendidikan dari Disdik

PERWIRA POST

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 18:30 WIB

50271 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG | Dinas Pendidikan menggelar Apresiasi Peningkatan Nilai Rapor Pendidikan bagi SD dan SMP Negeri sekaligus Rapat Koordinasi Perencanaan Berbasis Data, yang berlangsung di Harris Hotel & Convention Festival Citylink Bandung, Jumat, 29 Agustus 2025.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengapresiasi kepada 60 sekolah SD dan SMP Negeri yang berhasil meningkatkan capaian rapor pendidikan pada tahun ini.

“Capaian ini adalah buah dari kerja keras semua aktor pendidikan, terutama guru mata pelajaran, guru kelas, dan kepala sekolah yang mengorkestrasi pembelajaran,” ujar Erwin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, rapor pendidikan sejatinya merupakan ukuran keberhasilan guru dalam mentransfer ilmu kepada murid, sekaligus potret kualitas pembelajaran di sekolah. Karena itu, Erwin berpesan agar pengisian rapor dilakukan dengan jujur, objektif, dan bebas kepentingan.

“Manipulasi nilai bukan hanya menyalahi prinsip akhlak, tetapi juga menjauhkan kita dari tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Selain capaian akademik, Erwin juga mengingatkan pentingnya pengembangan kompetensi, seperti kolaborasi, empati, kreativitas, berpikir kritis, dan ketangguhan.

Nilai-nilai kearifan lokal seperti silih asah, silih asih, silih asuh, dan silih wangi menurutnya harus diinternalisasikan agar peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang utuh.

Ia pun memberi motivasi kepada para kepala sekolah dan guru agar meniatkan jabatan serta pengabdiannya sebagai ibadah.

“Tidak semua bisa menjadi guru, tidak semua bisa menjadi kepala sekolah. Ini adalah pilihan Allah. Niatkan sebagai ibadah, insyaallah hidupnya penuh keberkahan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron menjelaskan, apresiasi tahun ini diberikan kepada 60 sekolah pada jenjang SD dan SMP yang berhasil meraih peningkatan nilai tertinggi dalam 10 kategori penilaian.

Kategori tersebut meliputi peningkatan literasi, pendidikan karakter, kualitas pembelajaran, iklim keamanan, kebhinekaan, dan inklusivitas, pemanfaatan sumber daya sekolah, tata kelola keuangan dan pengelolaan anggaran, dan Hingga penerapan program dan kebijakan satuan pendidikan.

Menurut Asep, apresiasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi bentuk pengakuan atas kerja keras sekolah dalam menjadikan rapor pendidikan sebagai instrumen perencanaan.

“Rapor pendidikan bukan sekadar angka, tetapi potret nyata pendidikan kita. Karena itu, setiap kebijakan dan program pendidikan, baik di tingkat dinas maupun sekolah, harus berbasis pada data yang valid dan akurat,” ungkapnya.

Asep menambahkan, saat ini capaian standar pelayanan minimal (SPM) Kota Bandung berada pada angka 81,34 dengan status tuntas madya.

Pada jenjang PAUD, peningkatan terlihat dari jumlah guru berpendidikan S1, sementara pada jenjang SD dan SMP capaian tertinggi berada pada peningkatan nilai numerasi.

Ia juga menyinggung soal anggaran pendidikan. Dari total belanja pendidikan Kota Bandung, 64,64% atau Rp1,2 triliun digunakan untuk belanja pegawai, sementara 18,8% atau Rp395,55 miliar dialokasikan untuk BOS.

“Setiap rupiah harus diarahkan pada prioritas yang tepat, transparan, dan akuntabel. Jika perencanaan salah, yang dirugikan bukan hanya sekolah, tetapi peserta didik itu sendiri,” jelas Asep.

Asep berharap agar sekolah-sekolah penerima apresiasi dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya dalam membangun budaya kerja berbasis data.

Dengan kolaborasi lintas pihak pemerintah, sekolah, guru, orang tua, hingga masyarakat mutu pendidikan di Kota Bandung diharapkan semakin merata, inklusif, dan berdaya saing.

“Apresiasi hari ini bukanlah akhir, melainkan pemicu semangat agar semua sekolah semakin serius bekerja berbasis data demi masa depan anak-anak kita,” pungkasnya. (ziz)**

Berita Terkait

SWI Bangun Sinergi Nasional, Dari Penguatan Organisasi Hingga Kepedulian Lingkungan
Santunan Akbar 1.919 Lansia, Diskominfotik KBB Hadirkan Kepedulian Nyata di Rongga
Diskominfotik Bandung Barat Perkuat Layanan Informasi Publik dan Digitalisasi Pemerintahan
Momentum Syukur HUT KBB ke-19, Paguyuban Pengusaha Lokal Hadirkan Aksi Sosial yang Menyentuh Hati Masyarakat
Ziarah dan Tabur Bunga Hari Jadi KBB, Jeje Ritchie Ismail Ajak Generasi Kini Meneladani Jejak Para Pendiri Daerah
Ketahanan BUMDes Girimukti Mukti Diduga Mangkrak: Warga Resah, Dana Dipertanyakan
Sambut Harkitnas: Rumah Saraswati bersama DPRD, Kesbangpol dan DP3AKB Jabar Gelar Seminar
DBHCHT 2025 untuk Petani Tembakau Bandung Barat: Antara Harapan Kesejahteraan dan Ketatnya Regulasi

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:06 WIB

Semarak Kontes Durian Lokal Aceh Tenggara, Kapolres Bersama Forkopimda Dukung Potensi Durian Unggulan Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Perayaan Dies Natalis ke-2 GAMKI, Perkuat Sinergi Lintas Agama dan Pemuda

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:35 WIB

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Pengamanan dan Patroli di SPBU, Jaga Ketertiban di Tengah Kelangkaan BBM

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:27 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Gelar Temu Ramah dan Anev Bersama Bhabinkamtibmas Jajaran, Perkuat Peran Sebagai Garda Terdepan Polri

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:35 WIB

Dari Dua Pelaku ke Pemasok Utama, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Bongkar Jaringan Sabu Medan–Kutacane

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:22 WIB

Polres Aceh Tenggara Kawal Penertiban Pengisian BBM Bersubsidi, Pastikan Tepat Sasaran dan Tertib

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:59 WIB

Pengungkapan Kilat 105 Gram Sabu di Aceh Tenggara, Yahdi Hasan Beri Jempol untuk Kapolres Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:52 WIB

Awal Kepemimpinan yang Tegas, Polres Aceh Tenggara Berhasil Sita Lebih dari 100 Gram Sabu

Berita Terbaru