Tragedi Pasirlangu, Di Mana “Nahkoda” Bandung Barat Saat Rakyat Tertimbun Tanah?

Redaksi Jabar

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:26 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi Pasirlangu, Di Mana “Nahkoda” Bandung Barat Saat Rakyat Tertimbun Tanah?

CISARUA, KBB, perwira post .id |Duka mendalam menyelimuti Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Pukul 02.00 dini hari tadi, bumi seolah tumpah menimbun pemukiman warga. Data sementara sangat mengerikan: 5 nyawa melayang dan 89 orang lainnya masih dinyatakan hilang di bawah jutaan kubik material longsor. Sabtu 24/1

Namun, di tengah isak tangis keluarga korban dan pacuan waktu tim SAR, muncul sebuah tanya besar yang bernada pedas: Di mana Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Absennya Sang Pengambil Kebijakan
Ketua Aliansi Anak Bangsa, Didik, yang turun langsung ke lokasi bencana, tak mampu menahan kegeramannya. Saat warga menanti kehadiran pemimpin tertinggi daerah untuk memberikan kepastian dan instruksi cepat, yang nampak di lapangan justru hanya Wakil Bupati, H. Asep Ismail, M.Si.

Bukan meremehkan kehadiran Wakil Bupati, namun secara administratif dan politis, kehadiran orang nomor satu (Bupati) memegang kunci otoritas tertinggi.

“Masyarakat bertanya-tanya, kenapa Bupati tidak ada di lokasi? Padahal kalau Bupati datang, segala keputusan strategis, mulai dari pengerahan alat berat tambahan hingga anggaran darurat, bisa diambil detik ini juga!” tegas Didik dengan nada bicara tinggi di tengah evakuasi.

Alasan “Cuti” di Tengah Tragedi
Kabar yang beredar di lapangan menyebutkan bahwa Bupati Jeje Ritchie Ismail sedang menjalani masa cuti. Alasan ini dianggap Didik sebagai tamparan keras bagi rasa kemanusiaan, terutama saat puluhan warganya masih tertimbun tanah.

Darurat vs Birokrasi: Bencana tidak mengenal kalender cuti. 89 nyawa yang belum ditemukan adalah taruhan waktu yang tidak bisa menunggu birokrasi surat menyurat dari meja ke meja.

Simbol Empati: Kehadiran seorang pemimpin di titik nol bencana bukan sekadar seremonial, melainkan suntikan moral bagi relawan dan bentuk tanggung jawab moral kepada korban.

Keputusan Cepat yang Terhambat
Dalam situasi bencana skala besar seperti di Pasirlangu, setiap menit sangat berharga. Delegasi wewenang memang ada, namun ada keputusan-keputusan “berani” yang seringkali hanya berani dieksekusi oleh seorang Bupati selaku pemegang mandat rakyat.

“Jangan sampai alasan cuti mengalahkan urgensi nyawa manusia. Rakyat butuh aksi nyata dari pemimpin yang mereka pilih, bukan sekadar perwakilan yang tangannya terikat aturan koordinasi,” tambah Didik.

Tragedi Pasirlangu kini menjadi ujian besar bagi kepemimpinan di KBB. Publik menunggu, apakah sang Bupati akan membatalkan liburnya demi 89 warganya yang masih berjibaku dengan maut, atau tetap memilih diam dalam masa cutinya? **

Berita Terkait

Lapas Sibolga Terima Penghargaan Atas Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 Ombudsman RI
HIMPUNAN PELAJAR MAHASISWA WAJO KOPERTI UNIVERSITAS BOSOWA MAKASSAR SOROTI DUGAAN PENYELEWENGAN BBM SUBSIDI DI KABUPATEN WAJO
Lapas Sibolga Gandeng Dinas Kesehatan Kota Sibolga Gelar Penyuluhan Hanta Virus dan Skrining Kesehatan Warga Binaan
Bupati Takalar Tinjau Lokasi Kantor Kecamatan Laikang, Petani Rumput Laut  dan Wisata Pantai Punaga
Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Terima Kunjungan Wartawan: Bagi Saya, Semua Setara Tanpa Memandang Status Sosial
Disambut Tor-tor, Pangdam I/BB Hadirkan Infrastruktur Penghubung untuk Warga Tapanuli Utara
HOAKS! Tuduhan Kalapas Kelas I Medan Tak Bertaring dan KPLP Jadi Tameng WBP Alan Dinilai Fitnah Tanpa Bukti
Takalar Gencarkan Pengembangan Perikanan Budidaya Lewat Talkshow Interaktif “Takalar Cepat Menyapa”

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:52 WIB

Lapas Sibolga Gandeng Dinas Kesehatan Kota Sibolga Gelar Penyuluhan Hanta Virus dan Skrining Kesehatan Warga Binaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:25 WIB

Bupati Takalar Tinjau Lokasi Kantor Kecamatan Laikang, Petani Rumput Laut  dan Wisata Pantai Punaga

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:29 WIB

Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Terima Kunjungan Wartawan: Bagi Saya, Semua Setara Tanpa Memandang Status Sosial

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:58 WIB

HOAKS! Tuduhan Kalapas Kelas I Medan Tak Bertaring dan KPLP Jadi Tameng WBP Alan Dinilai Fitnah Tanpa Bukti

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

Takalar Gencarkan Pengembangan Perikanan Budidaya Lewat Talkshow Interaktif “Takalar Cepat Menyapa”

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:55 WIB

Perketat Pengawasan, Kalapas Pancur Batu Pimpin Langsung Razia Kamar Hunian Warga Binaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:10 WIB

Tanggapi Keluhan Warga Binaan, Kepala Rutan Kelas I Medan Hadir Serap Aspirasi dan Berikan Solusi

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:33 WIB

Kadis Pendidikan Takalar Pastikan SPMB 2026/2027 Transparan dan Bebas Celah

Berita Terbaru