Gubernur Sulsel Mulai Pembangunan Rumah Layak Huni Rp7 Miliar di Takalar

Husaini nappu

- Redaksi

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:25 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR//Perwirapost.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai pembangunan tahap pertama sebanyak 40 unit Rumah Layak Huni (RLH) yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Takalar. Program strategis senilai Rp7 miliar ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Acara yang berlangsung di Desa Pa’nyangkalang, Kecamatan Mangarabombang, pada Jum’at (19/6/2026) ini turut dihadiri oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Bobby Rinal Makmun dan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye.

 

Langkah taktis ini menjadi angin segar sekaligus jawaban nyata atas tantangan sosial yang dihadapi Kabupaten Takalar. Berdasarkan data pemetaan wilayah, tantangan pengentasan kemiskinan di daerah ini memang membutuhkan penanganan yang serius dan kolaboratif. Saat ini, tercatat ada sekitar 25 ribu keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 (miskin ekstrem) dan 24 ribu keluarga di desil 2 (miskin), sehingga total terdapat sekitar 50 ribu keluarga yang membutuhkan perhatian mendalam dari pemerintah, terutama terkait pemenuhan hak dasar berupa tempat tinggal yang aman dan sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Provinsi atas kepekaan sosial dan bantuan yang disalurkan. Ia menekankan bahwa intervensi di sektor perumahan ini akan sangat berdampak pada masa depan generasi muda, khususnya di wilayah-wilayah yang menjadi kantong masyarakat berpenghasilan rendah seperti Laikang, Sanrobone, Mappakasunggu, dan Mangarabombang. Menurutnya, rumah bukan sekadar bangunan fisik penahan cuaca, melainkan sebuah madrasah pertama bagi anak-anak untuk tumbuh, membangun karakter, dan merajut masa depan keluarga yang lebih baik.

 

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memaparkan rasionalitas di balik kebijakan ini dari sudut pandang pemecahan masalah yang berimbang. Berdasarkan indikator makro, dari 10 parameter kemiskinan yang digunakan oleh pemerintah, enam di antaranya berkorelasi langsung dengan kelaikan hunian—mulai dari struktur dinding, atap, lantai, sanitasi, akses air bersih, hingga ketersediaan listrik. Dengan demikian, membenahi sektor domestik ini secara langsung mengeliminasi sebagian besar akar persoalan struktural yang dihadapi masyarakat.

 

“Kalau kita mengintervensi persoalan rumah, berarti kita sudah menyelesaikan sekitar 60 persen faktor yang menyebabkan seseorang masuk kategori miskin. Karena itu, program rumah layak huni menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi kemiskinan,” urai Andi Sudirman. Ia menambahkan bahwa hunian yang representatif secara psikologis akan mendongkrak semangat hidup serta produktivitas ekonomi para penerima manfaat guna memutus rantai kemiskinan secara mandiri.

 

Kendati pemerintah memegang kendali penganggaran, Gubernur juga mengingatkan pentingnya keseimbangan tanggung jawab sosial melalui semangat gotong royong. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat yang memiliki kapabilitas finansial lebih, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk peka terhadap kondisi lingkungan sekitar tanpa harus selalu bertumpu pada stimulus anggaran daerah. Sinergi ini dinilai menjadi kunci akselerasi pembangunan yang inklusif, di mana kepedulian sekecil apa pun dari lingkungan terdekat akan memberikan dampak instan yang meringankan beban warga kurang mampu.

 

Sinergi lintas sektor ini diperkuat oleh komitmen dari TNI melalui Kodam XIV/Hasanuddin yang siap mengawal aspek eksekusi di lapangan. Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Bobby Rinal Makmun, menegaskan bahwa kehadiran personilnya merupakan manifestasi dari tugas operasi militer selain perang dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat secara nyata. Rangkaian acara operasional ini kemudian diakhiri dengan peninjauan langsung ke salah satu rumah penerima bantuan, menandai komitmen Pemprov Sulsel agar 40 unit rumah pada tahap pertama ini dapat segera rampung demi mewujudkan ruang hidup yang aman, sehat, dan bermartabat.

(Irwandi)

Berita Terkait

Pemkab Takalar Raih Penghargaan di Jamsostek Award 2026
Diduga Gunakan Ijazah Palsu N Akhirnya akan Diilantik Sebagai Anggota BPD Pengisian Perempuan
SWI Bangun Sinergi Nasional, Dari Penguatan Organisasi Hingga Kepedulian Lingkungan
Bupati Takalar Sapa Ribuan Peserta Kemah Inspirasi Galesong Selatan 
Misteri Rp600 Juta di Rekening BK, Saharuddin: Saya Hanya Meminjam Rekening dan Menarik Semua Dana Dalam Dua Tahap
Takalar Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi, Awali Langkah Cetak Generasi Unggul
Wabup Takalar Pimpin Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-79, Tegaskan Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
Dewan Pers Dorong Validasi Keanggotaan Wartawan, SWI Nyatakan Dukungan Penuh

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:34 WIB

Gotong Royong TNI dan Warga Hasilkan Tiga Jembatan Beton untuk Masyarakat Abdya

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:36 WIB

Program Manunggal Air Kodim 0110/Abdya Hadirkan Harapan Baru bagi Warga di Wilayah Terisolasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:42 WIB

Kodim Abdya Percepat Pembangunan 5 Sumur Bor, Prajurit dan Warga Kompak Kerjakan Pondasi Tower

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:31 WIB

Kodim Abdya Rampungkan 3 Jembatan di Jeumpa dan Setia, Permudah Mobilitas Hasil Pertanian Warga

Senin, 20 Juli 2026 - 17:53 WIB

Kodim Abdya Bangun Lima Sumur Bor, Progres Pekerjaan Capai 4 Persen

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:46 WIB

Membelah Bukit, TMMD Hadirkan ‘Merah Putih’ di Gunung Cut

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:40 WIB

Semangat Nasionalisme Pelajar Abdya Sambut Meriah Penutupan TMMD ke-128

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:13 WIB

Penampilan Spektakuler Pelajar dan TNI Warnai Penutupan TMMD ke-128 Kodim Abdya

Berita Terbaru