Bupati Daeng Manye Bersama Kepala BPN Nusron Wahid Teken LP2B, Takalar Teguhkan Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Husaini nappu

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:45 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwirapost.id // Takalar– Pemerintah Kabupaten Takalar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional di sektor pangan.Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, menghadiri sekaligus menandatangani Berita Acara Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) bersama seluruh kepala daerah se-Sulawesi Selatan dalam Rapat Finalisasi Penetapan LP2B yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Lantai II Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (9/7/2026).

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman sebagai bentuk komitmen bersama menjaga keberlangsungan lahan pertanian produktif di Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan itu, Bupati Daeng Manye didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Takalar, Parawangsa, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Takalar, Budiar Rosal Saleh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat diikuti seluruh bupati dan wali kota bersama kepala perangkat daerah yang membidangi urusan pertanian dan tata ruang. Forum tersebut menjadi langkah penting dalam percepatan penetapan LP2B sesuai arahan pemerintah pusat untuk menjaga keberlanjutan lahan sawah produktif sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

Selain penyampaian kebijakan nasional terkait percepatan penetapan LP2B, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis dokumen peta LP2B kepada pemerintah kabupaten dan kota sebagai pedoman dalam perlindungan kawasan pertanian pangan berkelanjutan.

Bupati Takalar Daeng Manye menegaskan bahwa penetapan LP2B bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga masa depan sektor pertanian dan kesejahteraan petani.

“Lahan pertanian produktif merupakan aset penting yang harus kita lindungi. Pemerintah Kabupaten Takalar berkomitmen mendukung kebijakan nasional melalui penetapan LP2B agar ketahanan pangan tetap terjaga, sekaligus memberikan kepastian bagi petani dan keberlanjutan pembangunan daerah,” ujar Daeng Manye.

Menurutnya, perlindungan lahan pertanian harus diiringi dengan penataan ruang yang terencana sehingga pembangunan infrastruktur dan kawasan permukiman tetap dapat berjalan tanpa mengurangi luas lahan pertanian produktif.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan implementasi LP2B. Dengan sinergi yang kuat, upaya pengendalian alih fungsi lahan dapat dilakukan secara efektif sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap kawasan pertanian yang wajib dipertahankan.

“Melalui penetapan LP2B, kita ingin memastikan lahan pertanian tetap terlindungi sehingga produksi pangan terus berkelanjutan. Ini bukan hanya untuk kepentingan hari ini, tetapi juga untuk generasi mendatang,” tegasnya.

Daeng Manye juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Takalar untuk mengimplementasikan seluruh kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Menurutnya, Takalar sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Sulawesi Selatan memiliki tanggung jawab besar menjaga keberadaan lahan pertanian produktif dari ancaman alih fungsi yang tidak terkendali.

Dengan ditetapkannya LP2B, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis sektor pertanian akan semakin kuat, memberikan kepastian kepada para petani, meningkatkan produktivitas pangan, serta menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional. ( Irwandi )

Berita Terkait

Bupati Takalar Daeng Manye Letakkan Batu Pertama Pembangunan Irigasi Di Polsel
Urus Data Resmi Pemkab Meranti Kini Lebih Mudah, Plt. Kadis Kominfo Ajak Gunakan Layanan PPID
Kapolda Riau Dampingi Kapolri Turun Langsung, Serahkan Bantuan Cegah Karhutla
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Kementerian Gubernur Walikota Bupati Rawat Dan Bangun Pantai Sebagus Bagusnya !!
Sinergi Polri dan Lapas Bengkalis Ungkap Peredaran Narkoba di Lapas, Kalapas : Tidak Ada Ruang Untuk Narapidana Bermain Narkoba
Dewan Pers Dorong Validasi Keanggotaan Wartawan, SWI Nyatakan Dukungan Penuh
SPBU Tepo Takalar Kedepankan Layanan Adil: Petani dan Angkutan Umum Dilayani Tanpa Pandang Bulu
Pantau Langsung SPMB Jalur Prestasi, Cabdis Wilayah VII Sulsel Tekankan Transparansi dan Kuota Proporsional

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:06 WIB

Semarak Kontes Durian Lokal Aceh Tenggara, Kapolres Bersama Forkopimda Dukung Potensi Durian Unggulan Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Perayaan Dies Natalis ke-2 GAMKI, Perkuat Sinergi Lintas Agama dan Pemuda

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:35 WIB

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Pengamanan dan Patroli di SPBU, Jaga Ketertiban di Tengah Kelangkaan BBM

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:27 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Gelar Temu Ramah dan Anev Bersama Bhabinkamtibmas Jajaran, Perkuat Peran Sebagai Garda Terdepan Polri

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:35 WIB

Dari Dua Pelaku ke Pemasok Utama, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Bongkar Jaringan Sabu Medan–Kutacane

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:22 WIB

Polres Aceh Tenggara Kawal Penertiban Pengisian BBM Bersubsidi, Pastikan Tepat Sasaran dan Tertib

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:59 WIB

Pengungkapan Kilat 105 Gram Sabu di Aceh Tenggara, Yahdi Hasan Beri Jempol untuk Kapolres Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:52 WIB

Awal Kepemimpinan yang Tegas, Polres Aceh Tenggara Berhasil Sita Lebih dari 100 Gram Sabu

Berita Terbaru