Takalar sulsel// Perwirapost.id – Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Takalar, Nasrullah Sijaya, resmi dipercaya untuk memimpin rombongan besar PPDI Sulawesi Selatan menuju ibu kota. Keberangkatan ini dalam rangka menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 PPDI yang akan digelar pada 17 Juni 2026 di Auditorium Utama Balai Makarti Muktitama, Kementerian Desa PDT, Jakarta Selatan. Peringatan dua dekade ini menjadi momen krusial bagi konsolidasi perangkat desa secara nasional.
Demi efisiensi dan mengakomodasi seluruh peserta, manajemen keberangkatan rombongan dibagi menjadi dua gelombang perjalanan. Gelombang pertama telah resmi bertolak pada Jumat (13/6/2026) melalui jalur laut menggunakan KM Dharma Kencana VII dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar menuju Surabaya. Sementara itu, untuk efektivitas waktu bagi sebagian pengurus lainnya, gelombang kedua dijadwalkan berangkat melalui jalur udara langsung pada 16 Juni 2026.
Langkah PPDI Sulawesi Selatan ini tidak sekadar hadir untuk meramaikan seremonial tahunan. Di bawah komando Nasrullah Sijaya, rombongan juga mengagendakan misi penting berupa studi tiru di Yogyakarta. Fokus utama dari kunjungan kerja ini adalah membedah secara langsung tata kelola desa wisata yang sukses dan berkesinambungan di wilayah tersebut.
Selain sektor pariwisata, rombongan dari jazirah selatan Sulawesi ini menjadwalkan diskusi mendalam dengan PPDI Yogyakarta. Agenda strategis yang diusung adalah membedah penerapan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Langkah ini dinilai sebagai respons konkret atas tuntutan zaman yang mengharuskan administrasi desa bergerak lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Rangkaian kegiatan ini dirancang secara matang dengan tujuan yang berorientasi pada hasil akhir di daerah asal. Melalui kombinasi studi tiru dan diskusi interaktif, kegiatan ini diharapkan mampu memperkaya wawasan perangkat desa Sulawesi Selatan. Output utamanya adalah optimalisasi pengembangan potensi desa masing-masing serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat luas.
Setelah menyelesaikan agenda serapan ilmu di Yogyakarta, rombongan dijadwalkan langsung bergeser menuju pusat kegiatan nasional. Pada Selasa sore, 16 Juni 2026, seluruh rombongan akan melanjutkan perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta. Mereka akan langsung bergabung dengan ribuan perwakilan perangkat desa lainnya yang datang dari berbagai penjuru tanah air di ibu kota.
Puncak Harlah ke-20 PPDI di Jakarta diprediksi akan menjadi salah satu pertemuan perangkat desa terbesar tahun ini. Selain menjadi ruang seremonial, ajang ini juga kerap menjadi panggung penyaluran aspirasi strategis para aparatur desa langsung di hadapan jajaran kementerian terkait. Kehadiran delegasi Sulawesi Selatan dipastikan akan memberi warna tersendiri dalam forum nasional tersebut.
Di tengah persiapan keberangkatan, Nasrullah Sijaya menyampaikan pandangan berimbangnya terkait urgensi perjalanan ini. Menurutnya, momentum ini harus dilihat dari dua sisi yang saling melengkapi: sebagai wadah persatuan sekaligus laboratorium pembelajaran. Perjalanan jauh yang ditempuh oleh para perangkat desa ini mengemban misi moral untuk membawa perubahan positif saat kembali ke daerah.
“Perjalanan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi nasional antar-perangkat desa, tetapi juga menjadi momentum penting untuk belajar dan berbagi pengalaman. Kami ingin mendorong lahirnya inovasi serta tata kelola pemerintahan desa di Sulawesi Selatan yang lebih maju, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Nasrullah optimis. ( Red )

































